PENGERTIAN IP ADDRESS PADA SEBUAH JARINGAN KOMPUTER
. Ada dua metode yang untuk pengalamatan
komputer dalam sebuah protokol TCP/IP, yaitu :
- Static
IP Addressing
- Dynamic IP Addressing (DHCP)
IP Address bilangan
biner yang secara unik mengidentifikasi komputer dan perangkat lain pada
TCP /
IP network. Terdapat dua
jenis Ip address yaitu ip address private yang digunakan pada jaringan area
lokal (LAN) dan ip address publik yang digunakan di Internet.
jika nomor
IP termasuk dalam salah satu dari alamat rentang IP disediakan untuk penggunaan
pribadi oleh kelompok standar Internet. Ini kisaran alamat IP pribadi ada:
10.0.0.0 melalui 10.255.255.255
169.254.0.0 melalui 169.254.255.255
172.16.0.0 melalui 172.31.255.255
192.168.0.0 melalui 192.168.255.255
Perangkat
dengan alamat IP private tidak dapat terhubung langsung ke Internet. Demikian
juga, komputer di luar jaringan lokal tidak dapat terhubung langsung ke
perangkat dengan IP pribadi. Sebaliknya, akses ke perangkat tersebut harus
ditengahi oleh router atau serupa perangkat yang mendukung Network Address
Translation (NAT) . NAT menyembunyikan nomor IP pribadi
tetapi secara selektif dapat mentransfer pesan ke perangkat ini, memberi
lapisan keamanan untuk jaringan lokal.
Selain ip
address Publik dan private (pribadi) terdapat jenis ip address dinamis dan
static, maksudnya ip dinamis adalah ip adress yang dapat berbuah – ubah
sedangkan ip address static tidak akan berubah ubah. Berikut penjelasan
ipaddress static dan ip address dinamis.
Penjelasan
ip address dinamis !
IP address
dinamis bersifat sementara dan berubah setiap kali komputer mengakses Internet.
IP address dinamis, pada dasarnya di ambil dari kumpulan alamat IP yang dibagi
di antara berbagai komputer dan sudah ditetapkan sebelumnya sistem ini biasanya
di tangani oleh sistem DHCP. Karena sejumlah alamat IP statis banyak yang
tersedia, banyak ISP menyisihkan sebagian dari alamat yang ditugaskan untuk
berbagi di antara pelanggan mereka dengan cara ini. Hal ini akan menurunkan
biaya dan memungkinkan mereka untuk melayani pelanggan jauh lebih banyak dari
pada menggunakan ip static.
Pembagian Kelas IP Address
Jumlah IP address yang tersedia secara teoritis adalah 255.255.255.255 atau sekitar 4 milyar lebih yang harus dibagikan ke seluruh pengguna jaringan internet di seluruh dunia.
IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (net ID) dan bagian host (host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu network. Jadi, seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang sama memiliki net ID yang sama. Sebagian dari bit-bit bagian awal dari IP Address merupakan network bit/network number, sedangkan sisanya untuk host. Garis pemisah antara bagian network dan host tidak tetap, bergantung kepada kelas network. IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E.
erbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya. Contohnya IP kelas A dipakai oleh sedikit jaringan namun jumlah host yang dapat ditampung oleh tiap jaringan sangat besar. Kelas D dan E tidak digunakan secara umum, kelas D digunakan bagi jaringan multicast dan kelas E untuk keprluan eksperimental. Perangkat lunak Internet Protocol menentukan pembagian jenis kelas ini dengan menguji beberapa bit pertama dari IP Address. Penentuan kelas ini dilakukan dengan cara berikut :
Bit pertama IP address kelas A adalah 0, dengan panjang net ID 8 bit dan panjang host ID 24 bit. Jadi byte pertama IP address kelas A mempunyai range dari 0-127. Jadi pada kelas A terdapat 127 network dengan tiap network dapat menampung sekitar 16 juta host (255x255x255). IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar, IP kelas ini dapat dilukiskan pada gambar berikut ini:
contoh :
a) Kelas A
IP address
kelas A terdiri
atas 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID,
sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat
besar. Pada bit pertama diberikan angka 0 sampai dengan 127.
Karakteristik
IP Kelas A
Format :
0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Bit pertama
: 0
NetworkID :
8 bit
HostID : 24
bit
Oktat
pertama : 0 – 127
Jumlah
network : 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)
Rentang IP :
1.x.x.x – 126.x.x.x
Jumlah IP
address : 16.777.214
Contoh
IP address
120.31.45.18 maka :
·
NetworkID = 120
·
HostID = 31.45.18
Jadi, IP
diatas mempunyai host dengan nomor 31.45.18 pada jaringan 120
IP address
kelas B terdiri atas
16 bit untuk network ID dan sisanya 16 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP
address kelas B digunakan untuk jaringan dengan jumlah host tidak terlalu
besar. Pada 2 bit pertama, diberikan angka 10.
Karakteristik
IP Kelas B
Format :
10NNNNNN. NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH
Bit pertama
: 10
NetworkID :
16 bit
HostID : 16
bit
Oktat
pertama : 128 – 191
Jumlah
network : 16.384
Rentang IP :
128.1.x.x – 191.255.x.x
Jumlah IP
address : 65.534
Contoh
IP address
150.70.60.56 maka :
·
NetworkID = 150.70
·
HostID = 60.56
Jadi, IP
diatas mempunyai host dengan nomor 60.56 pada jaringan 150.70
c) Kelas C
IP address
kelas C terdiri
atas 24 bit untuk network ID dan sisanya 8 bit digunakan untuk host ID,
sehingga IP address kelas C digunakan untuk jaringan berukuran kecil. Kelas C
biasanya digunakan untuk jaringan Local Area Network atau LAN. Pada 3
bit pertama, diberikan angka 110.
Karakteristik
IP Kelas C
Format :
110NNNNN.NNNNNNNN. NNNNNNNN.HHHHHHHH
Bit pertama
: 110
NetworkID :
24 bit
HostID : 8
bit
Oktat
pertama : 192 – 223
Jumlah
network : 2.097.152
Rentang IP :
192.0.0.x – 223.255.225.x
Jumlah IP
address : 254
Contoh
IP address
192.168.1.1 maka :
·
NetworkID = 192.168.1
·
HostID = 1
Jadi, IP
diatas mempunyai host dengan nomor 1 pada jaringan 192.168.1
Kelas IP
address lainnya adalah D dan E, namun kelas IP D dan E tersebut tidak digunakan
untuk alokasi IP secara normal tetapi digunakan untuk IP multicasting
dan untuk eksperimental.
Tabel : Jumlah networkID dan hostID
|
Kelas
|
Antara
|
Jumlah jaringan
|
Jumlah Host Jaringan
|
|
A
|
1 s.d. 126
|
126
|
16.777.214
|
|
B
|
128 s.d. 191
|
16.384
|
65.534
|
|
C
|
192 s.d. 223
|
2.097.152
|
254
|
Tabel : Rentang IP address untuk setiap kelas
|
Kelas
|
Alamat Awal
|
Alamat Akhir
|
|
A
|
XXX.0.0.1
|
XXX.255.255.255
|
|
B
|
XXX.XXX.0.1
|
XXX.XXX.255.255
|
|
C
|
XXX.XXX.XXX.1
|
XXX.XXX.XXX.255
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar